Tafsir dan Tafsir Tarbawi

Nama        : Sitti Munawwarah

Nim           : 18133015

Prodi         : Pendidikan Bahasa Arab

Semester  : V


Klasifikasi Pembidangan Ilmu Pengetahuan


1. Ilmu Tumbuh-tumbuhan Dan Ilmu Hayat(Botani) 


وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ

Artinya: Dan kamu lihat bumi ini kering,kemudian apabila telah kami turunkan air di atasnya,hiduplah bumi itu dan Suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah (QS Al-Hajj (22):5).

Pada ayat ini Allah mengemukakan petunjuk tentang adanya hari kebangkitan dengan mengemukakan macam alasan.

1. Berhubungan dengan proses kejadian manusia

2. Berhubungan dengan proses kehidupan dan tumbuh-tumbuhan.

Kata Zawj, yang menunjukkan pada aneka tumbuhan, dapat juga diartikan pasangan, dalam arti Allah SWT menciptakan pasangan bagi tumbuh-tumbuhan. 

Bahkan berpasangan juga terjadi pada arus listrik, yaitu positif dan negatif yang kemudian menimbulkan kegiatan yang dapat membangkitkan tenaga listrik menghasilkan cahaya. Tenaga listrik dan cahaya yang dihasilkan sangat vital dalam kehidupan manusia zaman modern ini. 

2. Ilmu Hewan Zoologi dan Ilmu Hayat

أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ

Artinya: Mengapa mereka yang kafir masih mengingkari akhirat tidaklah mereka memperlihatkan keadaan unta bagaiman diciptakan. Qs Al-Ghaasyiyah (18):17)

Dalam ayat ini Allah mempertanyakan apakah mereka tidak memperlihatkan bagaiman unta,yang ada di depan mata mereka dan dipergunakan setiap waktu diciptakan. Bagaimana pula langit yang berada di tempa yang tinggi tanpa tiang ;bagaimana gunung-gunung dipancangkan tanpa kukuh tidak bergoyang, dan dijadikan petunjuk bagi orang-orang yang dalam perjalanan. Di atasnya terdapat danau dan mata air yang dapat dipergunakan untuk keperluan manusia , mengairi tumbuh-tumbuhan dan memberi minum binatang ternak; bagaimana pula bumi dihamparkan sebagai tempat tinggal manusia. 

3. Ilmu tentang kejadian makhluk/manusia

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِن سُلَٰلَةٍ مِّن طِينٍ

ثُمَّ جَعَلْنَٰهُ نُطْفَةً فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ

ثُمَّ خَلَقْنَا ٱلنُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا ٱلْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا ٱلْمُضْغَةَ عِظَٰمًا فَكَسَوْنَا ٱلْعِظَٰمَ لَحْمًا ثُمَّ أَنشَأْنَٰهُ خَلْقًا ءَاخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحْسَنُ ٱلْخَٰلِقِينَ

Artinya: Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari pati yang berasal dari tanah kemudian kami jadikan pati itu setitis air bersih pada penetapan yang kukuh kemudian kami ciptakan air bersih itu menjadi sebuku darah beku.lalu kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul darah daging,kemudian kami ciptakan daging menjadi beberapa tulang,kemudian kami balut tulang-tulang itu dengan daging.setelah sempurna kejadian itu kami bentuk dia menjadi makhluk yang lain sifat keadaannya ,maka nyatakan kelebihan dan ketinggian Allah sebaik-baik pencipta QS Surah Al-Mukminun(23):12-14).

Ayat-ayat di atas memberi syarat tentang proses kejadian manusia secara biologis yang dapat dipelajari dan non biologis yang tidak dapat dipelajari.

4. Ilmu Falaq

وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ (٣٧) وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ (٣٨) وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّى عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ (٣٩) لا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ (٤٠)

Artinya: Dan lagi dalil yang terang untuk mereka (berfikir) ialah malam; kami hilangkan siang daripadanya,maka dengan serta-merta mereka berada dalam gelap-gelita.Dan sebagian dari dalil yang tersebut ialah matahari,ia kelihatan beredar ke tempat dan di tetap baginya itu adalah takdir Tuhan yang Maha kuasa,lagi Maha mengetahui,Dan bulan pula kami takdirkan dia beredar melalui beberapa peringkat sehingga di akhir peredarannya keliatan kembali pula ke pringkat awalnya.matahari tidak mudah baginya mengejar bulan,dan malam pula tidak dapat mendahului siang,karena tiap-tiap satunnya beredar terapung-apung di tempat edarannya masing-masing. QS. Yaasiin (36) 37-40 )

Ayat ini meletakkan dasar dasar garis ilmu pengetahuan alam dan ilmu falaq. Terjadinya siang dan malam karena bergeraknya tata surya, terutama bumi dan matahari. Ayat ini menyiratkan bagaimana proses geologi berjalan puluhan, ratusan bahkan jutaan tahun. Berdasarkan kajian saintis, pada dasarnya proses geologi berupa siklus yang tiada berhenti didasar lautan, seperti lautan fasifik contohnya , berjalan proses penghamparan material magmatik yang keluar dari punggungan tengah samudra. Lempengan ini terus bergerak dan menabrak lempengan lainnya. 

5. Ilmu Fisika Dan Kimia

هُوَ ٱلَّذِى يُرِيكُمُ ٱلْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنشِئُ ٱلسَّحَابَ ٱلثِّقَالَ

Artinya: Dialah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan,dan dia mengadakan awan mendung. QS Ar-Ra’d (13):12)

وَيُسَبِّحُ ٱلرَّعْدُ بِحَمْدِهِۦ وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِۦ وَيُرْسِلُ ٱلصَّوَٰعِقَ فَيُصِيبُ بِهَا مَن يَشَآءُ وَهُمْ يُجَٰدِلُونَ فِى ٱللَّهِ وَهُوَ شَدِيدُ ٱلْمِحَالِ

Artinya: Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah (demikian pula ) para malaikat karena takut kepadanya dan Allah melepaskan halilintar,lalu menimpakannya kepada siapa yang dia kehendaki.dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah,dan dialah Tuhan yang maha keras siksn-nya. Qs Ar-Ra’d (13):13)

Menurut kajian saintis,terbentuknya awan mendung, kilat, Guruh dan halilintar, sebagaimana di ungkapan dalam Al-Quran sejak awal di yakini oleh banyak ilmuan merupakan fenomena alam yang mempunyai hubungan yang erat dengan proses kejadian hujan atau badai yang terjadi di permukaan 

6. Ilmu Hitung dan Eksakta

وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ

Artinya,Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi kami sahaja perbendaharaannya dan kami tidak menurunkan melainkan dengan menurut kadar dan masa yang tertentu. Qs Al-Hijr (15)/21

Kemudian disebutkan pula bahwa orang harus merasa takut kepada Tuhannya. karena Allah akan menghidupkan kembali semua orang yang telah mati,dan membangkitkan mereka dari kuburnya masing-masing pada hari akhirat.

7. Ilmu Geologi

إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلْأَرْضُ زِلْزَالَهَا

 Artinya: Apabila bumi digegerkan dengan gegeran yang sedahsyat-dahsyatnya

Qs Al-zalazah (99):1)

وَقَالَ ٱلْإِنسَٰنُ مَا لَهَا

Artinya,Serta bumi itu mengeluarkan segala isinya.

Qs Al- Zalzalah (99):2)

Kata zilzal dan yang serumpun denganya disebutkan 6 kali dalam Ql-Quran,antara lain dua kali di sebutkan dalam surah az-zalzalah ayat 1 dan semuanya berarti guncangan.Allah mengungkapkan bahwa bumi bergeletar dan berguncang sedahsyat-dahsyatnya.


Komentar